Dari Abu Qatadah -radhiyallahu ‘anhu-, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari ‘Asyura. Beliau menjawab, “(Puasa tersebut) Menghapuskan dosa satu tahun yang lalu”. (HR Muslim)
<read more>
“Berpuasalah pada hari Asy Syura' dan selisilah orang-orang yahudi, berpuasalah sehari sebelumnya dan sehari setelahnya” (HR Ahmad)
Ada dua pendapat mengenai jumlah hari pengerjaan puasa ini. Yang pertama, 3 hari (tanggal 9, 10, 11 Muharram). Ini dikarenakan untuk berjaga-jaga andai ada salah perhitungan mengenai awal masuk bulan Muharram.
Yang kedua, berpuasa 2 hari pada tanggal 9 dan 10 Muharram.
Rasulullah berpuasa pada hari asyura (tanggal 10 Muharram) dan memerintahkan berpuasa. Para shahabat berkata : "Ya Rasulullah, sesungguhnya hari itu diagungkan oleh Yahudi." Beliau bersabda : "Di tahun depan insyaAllah kita akan berpuasa pada tanggal 9.", tetapi sebelum datang tahun depan Rasulullah telah wafat." (HR Muslim 2/798)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar